Jumat, 25 Desember 2020

Teknologi Reservasi Tiket Kereta Api Masa Kini



Semakin bertambah tahun semakin banyak sekali inovasi teknologi berkembang pada era ini, 90% perkembangan saat ini diperoleh dari teknologi yang setiap tahunnya semakin canggih, maka dari semua kecanggihan itu pula dapat memberikan kemudahan kepada seluruh manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Masyarakat sekarang lebih merujuk kepada Utopian Determinisme, makna ini memiliki arti bahwasannya masyarakat yang selalu bergantung kepada teknologi seakan-akan teknologi baik berupa laptop, gadget, tablet merupakan tuhannya sehari-hari. Manusia mengira bahwasannya teknologi lebih dipercaya untuk mempermudah melakukan aktivitas sehari-hari. Contoh yang paking terlihat adalah manusia zaman ini mayoritas dapat melakukan komunikasi jarak jauh dengan menggunakan platform seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan lain-lain secara bersamaan dan dapat dilakukan oleh banyak orang. Dengan kemudahan seperti ini manusia lebih produktif dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.

            Dengan kemajuan teknologi tersebut dapat muncul begitu cepat platform-platfrom baru yang lebih memudahkan manusia dalam melakukan sesuatu. Aplikasi yang telah dibuat oleh programmer saat ini rata-rata memiliki fungsi untuk memberikan fasilitas serta pelayanan kepada masyarakat akan sesuatu yang sedang diproduksi. Seperti halnya aplikasi online shop yang dapat membantu manusia untuk berbelanja yang bisa diatur dari rumah. Jadi kita tidak perlu pergi ke mall untuk berbelanja, karena dengan berbelanja online seluruh sistemnya juga serba online, seperti transaksi dan pemilihan kurir. Setelah itu kita menunggu kurir membawa barang yang kita pesan. Semudah itu berbelanja tanpa pergi ke mall dan pasar. Di era serba online ini apapun bisa dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi pada gadget.

            Di tahun 2020, banyak sekali peristiwa yang terjadi pada tahun tersebut, salah satunya adanya pandemic Covid-19 yang banyak memakan korban jiwa.   Covid-19 merupakan jenis penyakit baru yang disebabkan oleh virus yang sama dengan golongan Coronavirus atau SARS-CoV-2. Penyakit ini menyebar dari paparan hewan yang memiliki virus dan bakteri sehingga menular kepada manusia. Hingga Desember 2020, terdapat 664.940 Kasus Covid-19 serta kematian manusia mencapai 19.880 orang di Indonesia. Dengan adanya berita semacam ini, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan dianjurkan dirumah saja. Pada pandemic semacam ini, masyarakat lebih memilih untuk melakukan aktivitas dirumah karena sebagai bentuk keamanan diri dan memutus tali penyebaran Covid-19. Pada masa pandemic, masyarakat tetap melakukan aktivitas pekerjaan dirumah dan hanya melakukan komunikasi melalui platform seperti aplikasi Zoom, Google Meets, WhatsApp Video Call, dan aplikasi sejenis lainnya. Tidak sedikit pula masyarakat yang selalu melakukan bepergian menggunakan kendaraan umum karena keadaan mendesak seperti acara keluarga, meeting, pertemuan orang penting, dan masih banyak lagi. Untuk itu PT. Kereta Api Indonesia Persero memberikan pelayanan terbaik dan berinovasi untuk memberikan kenyaman kepada pelanggan. PT. KAI akhirnya merilis aplikasi KAI Access sebagai sarana digital untuk melakukan reservasi tiket. Aplikasi ini sebenarnya sudah lama dibuat sejak tahun 2013an, kemudian aplikasi KAI Access selalu berkembang seiring dengan perubahan jadwal kereta api serta penambahan armada pelayanan pelanggan kereta Api. Aplikasi KAI Access saat ini telah menjadi aplikasi pokok untuk melakukan reservasi tiket, karena mengenai  adanya pandemic Covid-19. Pihak KAI hanya melakukan penjualan tiket dengan menggunakan KAI Access baik kereta jarak jauh dan kereta lokal. Penjualan tiket di stasiun diperuntukkan untuk masyarakat yang melakukan perjalanan secara langsung (goshow) atau melakukan pembelian 3 jam sebelum keberangkatan.

            KAI Access memliki banyak fitur diantaranya pemesanan, reschedule, pemilihan menu makanan minuman di kereta, serta refund. Seperti reservasi pada umumnya, KAI Access menambah jadwal kereta api dari setiap destinasi seluruh kota yang tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa. Masyarakat dapat memilih kereta api yang hendak dinaiki. Pada saat pemesanan, pelanggan diminta untuk mengisi identitas agar tiket memiliki identitas yang sama saat akan melakukan check in. Pengisian identintas juga dapat membooking tempat duduk yang dipesan saat melakukan pemesanan tiket kereta api. Setelah itu memiliki fitur reschedule untuk melakukan penggantian tanggal keberangkatan jika pelanggan tidak dapat berangkat pada tanggal yang telah dipesan sebelumnya. Pada proses reschedule, pelanggan diminta untuk menambah pembayaran sebanyak 25% dari harga tiket asli. Fitur lainnya seperti refund juga memudah pelanggan kereta api untuk melakukan pembayaran, masyarakat akan mendapatkan pengembalian uang sebesar 75% yang nantinya bisa diambil di loket stasiun terdekat. Fitur-fitur ini dapat memudahkan pelanggan untuk menikmati pelayanan yang diberikan oleh PT KAI. Jadi di era teknologi seperti ini, platfrom atau aplikasi menjadi sebuah alat pokok dalam mempermudah aktivitas manusia sehari hari. Dalam pandemic seperti ini aplikasi KAI Access sangat memudahkan manusia untuk melakukan perjalanan jarak jauh. Tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sekian terima kasih.

 Penulis

Aufa Nafis Hibatulloh

Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo